Team Building oleh Outbound Training Semarang Madani Outbound

Paket Team Building Semarang oleh Jasa Outbound Semarang Madani Outbound. Sebuah perusahaan, organisasi, atau perkumpulan orang tidak bisa lepas dengan yang namanya “Team”. Dimana kesuksesan dalam sebuah team sangat ditentukan dengan kemampuan atau skill para anggotanya dalam membangun team (team building), membangun kerjasama team (teamwork), dan kemampuan berkomunikasi (communication) antar anggota dalam teamnya. 
Team Building oleh Outbound Training Semarang Madani Outbound
Jika perusahaan, organisasi, atau perkumpulan anda menginginkan menjadi sebuah team yang solid, kuat, sukses dan siap bersaing serta banyak berprestasi maka yang dibutuhkan karakteristik anggota team sebagai berikut :
  • setiap anggota yang memiliki kecerdasan emosional
  • kemampuan untuk saling memahami dan berbagi antar setiap anggota
  • kemampuan berkomunikasi secara efektif
  • kemampuan kepemimpinan atau leadership yang kuat

Salah satu metode pelatihan atau Training Team Building yang efektif untuk meningkatkan skill atau kemampuan dalam bekerjasama untuk mencapai sebuah tujuan bersama adalah dengan Outbound Training. Paket Team Building di Semarang yang difasilitasi oleh Jasa Outbound Semarang Madani Outbound merupakan sebuah pelatihan outbound yang menitikberatkan pada kemampuan dalam bekerjasama dan berkomunikasi didalam team untuk mencapai sebuah tujuan bersama.
Jika Anda membutuhkan TEAM BUILDING, Jasa Outbound Training Semarang Madani Outbound siap membantu, Silahkan bisa menghubungi nomor 085640957970 (Adi Pras) 

Tips dan Trik Bermain Paintball

Hallo! Kembali lagi dengan artikel menarik dari Jasa Outbound Semarang! Kali ini kami membawakan sedikit tips dan trik dalam permainan paintball. Bisa disimak agar permainan paintball anda menjadi seru!

Tips dan Trik Bermain Paintball

  1. Bawa kaos kaki. Wahana paintball hanya menyediakan sepatu, tidak beserta kaos kaki. Dan di sana tidak ada yang jual kaos kaki. Jadi bawa sendiri saja dari rumah.
  2. Lebih oke kalau bawa sepatu sendiri. Kelebihannya bisa nyaman saat bermain. Kekurangannya, kadang sepatu yang kita punya ngga matching dengan baju tentara/seragam paintball kita, jadi kurang bagus untuk foto 
  3. Cermat saat menembak. Ingat peluru terbatas. Pastikan peluru anda tidak terbuang percuma.
  4. Cerdik saat sembunyi. Pastikan anda tidak berada di ruang terbuka di waktu yang cukup lama. Ini akan memudahkan musuh untuk menembak.
  5. Saling backup. Lebih baik maju dalam grup kecil daripada sendiri-sendiri.
  6. Maju lebih dulu. Jangan sampai musuh mengepung tim anda.
  7. Jika sudah tertembak di babak Death Match paruh kedua, berikan peluru yang tersisa pada senjata anda pada rekan 1 tim yang ‘masih hidup’. Sayang kalau dibuang 
  8. Bawa baju ganti, alat mandi, dan handuk. Soalnya habis main lebih enak jika mandi sebelum pulang 

Kemudian, ada beberapa trik yang bisa anda pakai dalam permainan paintball, silahkan disimak.

Team yang ideal adalah 8 , jadi kita akan membahas yang 8

  • 1. Lakukan 2-2-2-2 , atau 3-3-1-1 , atau 2-1-3-1-1 atau yang lain
             Penjelasan:
               2-2-2-2 = 2 Di tengah , kanan , kiri , defence , 
               3-3-1-1 = 3 Di tengah dan defence sedangkan 1 kanan dan kiri 
               2-1-3-1-1 = 3 tengah , 1-1 kanan kiri , 2 dan 1 defence

                 a. Fungsi di tengah adalah : sebagai gelandang kalo di sepak bola
                 b. fungsi kanan , dan kiri : kanan kiri tugasnya sembunyi, dan menembaki objek.
                 c. fungsi defence : harus menjaga markas. jangan biarkan musuh memasuki markas anda.

  • 2. Lakukan sistem Tarik Ulur
             maksudnya adalah : jika teman anda ada yang sudah tertembak, maka salah satu diantara                      kalian mengisi formasinya. 

  • 3. Jangan menghabiskan peluru duluan.
           maksudnya adalah : anda harus menembak sesuai sasaran agar permainan menjadi lebih                      seru.

  • Lakukan sistem “Markas adalah tujuan kita , Kemenangan Di tangan kita”
           maksudnya adalah : supaya semangat menjalankan permainan 

  •  Sportif. Jangan curang
          maksudnya Adalah : jika peluru anda habis maka keluarlah dari area permainan dan isi kembali           peluru anda.

Flying Fox Aman untuk Anak-anak di Tempat Outbound

Si Kecil punya waktu liburan yang lumayan panjang? Ajak saja di main ke tempat outbond. Di sana si Kecil bisa menjajal beraneka macam permainan ketangkasan seperti memanjat, berjalan di atas jembatan gantung, merangkak, lempar karung bantal, hingga bermain lumpur.
Di samping itu ada satu permainan yang sangat di tunggu oleh si Kecil, yaitu flying fox. Aktivitas ini hanya mengandalkan seutas tali yang direntangkan dari tempat tinggi ke tempat rendah. Kemudian ada konektor yang menghubungkan pengaman tubuh ke tali untuk meluncur. Kedengarannya memang sederhana, tapi prosedur keamanannya cukup ribet lho.

Flying Fox Aman untuk Anak-anak di Tempat Outbound
Pengaman Tubuh
Sebelum meluncur si Kecil harus dipasangi berbagai macam pengaman. Mulai dari pelindung lutut, sarung tangan, pelindung siku, helm, dan harnes. Fungsinya untuk mencegah si Kecil mengalami cedera. Kalau ada yang rambutnya panjang, maka harus diikat supaya tidak tersangkut.
Harnes berfungsi sebagai tumpuan ketika meluncur. Oleh karena itu pengaman yang satu ini harus dipasang dengan kuat namun tidak boleh terlalu ketat. Saat instruktur flying fox memasangkan harnes ke pinggang, pastikan si Kecil tidak menahan perutnya supaya bisa terpasang dengan sempurna.
Untuk pakaian, usahakan pakai celana ya agar meluncurnya lebih gampang. Lagi pula kalau si Kecil memakai rok, harnes akan susah masuk dan si Kecil menjadi tidak nyaman ketika meluncur nanti.
Prosedur Meluncur
Setelah alat pengaman terpasang di tubuh si Kecil, sekarang saatnya meluncur. Instruktur akan memasangkan konektor ke harnes dan tali berupa life line. Kalau si Kecil sudah siap, life line tadi akan dilepas dan, wusss….. dia meluncur dengan mulusnya.
Rasa Gugup
Sebagian besar anak-anak merasa gugup saat pertama kali mencoba permainan outbond yang satu ini. Untuk mengatasinya, Anda harus memberikan si Kecil semangat dan motivasi supaya rasa gugupnya hilang. Ajak dia menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan supaya perasaannya lebih tenang.
Pada dasarnya permainan ini sangat menyenangkan. Apalagi si Kecil bisa mengetahui rasanya terbang membelah udara meskipun hanya sekejap. Jadi, ketika outbond jangan lupa mengajak si Kecil bermain flying fox ya. Selamat bersenang-senang.

Sekolah atau keluarga besar Anda minat dengan outbound kid? Hubungi lembaga outbound semarang Madani Indonesia. Silahkan bisa menghubungi nomor 085640957970 (Adi Pras)

Inilah Tips Rafting untuk Pemula

Banyak orang yang enggan melakukan arung jeram atau rafting dengan alasan tidak bisa berenang ataupun merasa tidak mahir berenang. Padahal, tidak bisa berenang pun tidak masalah, Anda bisa tetap ikut merasakan betapa serunya rafting.

Namun risiko saat berarung jeram tentu ada. Apalagi arung jeram merupakan sebuah olahraga yang menantang dan memicu adrenalin. Jika Anda pemula saat berarung jeram, Anda perlu mengikuti tips-tips berikut.

Inilah Tips Rafting untuk Pemula

Kondisi tubuh. Sebaiknya peserta arung jeram dalam kondisi berbadan sehat. Tidak masalah jika Anda tidak bisa berenang, namun sebaiknya utarakan kepada pemandu bahwa Anda tidak bisa berenang. Untuk usia peserta, kebijakan setiap operator berbeda-beda karena tergantung kondisi sungai dan tingkat kesulitan pengarungan. Di Arus Liar, anak-anak mulai dari usia 6 tahun bisa menjadi peserta arung jeram.

Pakaian. Sebaiknya kenakan celana pendek dan kaus katun yang nyaman. Agar nyaman, kenakan sandal sebagai alas kaki. Sebaiknya gunakan sandal gunung daripada mengenakan sandal jepit.

Perlengkapan. Gunakan helm pelindung dan jaket pelampung (life jacket). Pilih jaket sesuai ukuran tubuh Anda. Cari jaket yang pas di badan, tidak kesempitan maupun terlalu longgar. Jaket pelampung tersedia dalam beberapa ukuran dan bisa diatur.

Pilih helm dengan ukuran pas di kepala. Helm tersedia dalam beberapa ukuran. Cara memastikan helm yang pas adalah tali tidak menyeberang dagu, melainkan berada di bawah dagu. Tetapi jangan sampai tali terlalu sempit hingga menyakiti dagu Anda.

Pemanasan. Tak ada salahnya Anda melakukan sedikit pemanasan sebelum melakukan arung jeram. Di beberapa operator arung jeram, hal ini seringkali jarang dilakukan. Namun tetap saja, arung jeram adalah olahraga. Jika pemanasan kurang, bisa-bisa di tengah mengayuh dayung, tangan Anda kram.

Posisi duduk. Duduklah di tepi perahu karet. Jangan di tengah ataupun di dasar perahu karet. Hal ini untuk memudahkan Anda menyeimbangkan tubuh. Ikuti instruksi di mana sebaiknya Anda duduk. Kadang posisi duduk diatur sesuai dengan berat badan peserta.

Anda bisa memilih duduk di sisi kiri atau sisi kanan. Ingatlah posisi duduk Anda karena berhubungan dengan cara mengayuh dayung dan instruksi saat mengayuh. Lalu jepit kaki di bagian dasar perahu. Ada kantung khusus untuk meletakkan kaki agar Anda tak mudah terjengkang.

Dayung. Anda harus memperhatikan dengan benar cara membawa dan menggunakan dayung. Walau tampak hanya sebilah papan, salah-salah Anda bisa melukai diri sendiri maupun orang lain saat mendayung. Jika Anda duduk di sebelah kanan, genggam ujung dayung berbentuk “T” dengan telapak tangan kanan. Sementara tangan sebelah kiri menggenggam tengah-tengah tongkat dayung.

Mengayuh. Sebelum memulai arung jeram, instruktur biasanya akan mengajarkan terlebih dahulu berbagai aba-aba. Di antaranya adalah instruksi “Maju” dan “Mundur”. Instruksi “Maju” yaitu dayung dikayuh ke arah dalam untuk membuat perahu maju. Sebaliknya dari arah dalam ke luar akan membuat perahu mundur dan diinstruksikan dengan aba-aba “Mundur”.

Untuk aba-aba mengayuh biasanya ada tambahan intruksi berupa “Kanan” dan “Kiri”. Hal ini untuk menunjuk ke orang yang bertugas mengayuh. Jadi, instruksi yang biasa diucapkan berupa “Kanan Maju, Kiri Mundur” atau “Kanan Mundur, Kiri Maju”. Kedua instruksi ini untuk membantu pemandu dalam membelokkan perahu ke kanan atau ke kiri.

Jadi misalnya “Kanan Maju, Kiri Mundur”, maka orang yang duduk di sebelah kanan segera mengayuh maju dayungnya, sementara orang yang duduk di kiri serentak mengayuh dayung mundur. Sebaliknya, instruksi “Kanan Mundur, Kiri Maju” maka orang yang duduk di kiri mengayuh dayung maju dan orang yang di sebelah kanan mendayung ke arah mundur.

Selain itu, terdapat pula aba-aba “Stop”. Jika Anda mendengar instruksi ini, maka angkat dayung Anda atau berhenti mengayuh dayung. Ada pula instruksi “Pindah Kanan” dan “Pindah Kiri”. Bila terdengar “Pindah Kanan”, maka orang di sebelah kiri segera pindah ke sisi kanan perahu, sementara orang di sebelah kanan tetap di posisinya. Begitu sebaliknya, jika terdengar instruksi “Pindah Kiri”.

Jika Anda mendengar instruksi “Boom”, maka instruksi ini dimaksudkan untuk menghindari jeram. Peserta segera mengangkat dayung dan badan merunduk ke dalam perahu, serta berpegangan pada perahu. Hal ini agar menjaga keseimbangan badan agar tidak terlempar ke sungai.

Saat terjatuh. Bila Anda terlempar ke sungai, tetaplah tenang dan jangan panik. Namun, cara berenangnya tidak seperti berenang di kolam renang. Arahkan tubuh Anda menghadap ke atas atau bawa tubuh menjadi terlentang, seakan sedang berbaring di atas air.

Lalu arahkan tubuh sesuai arus sungai, jangan melawan arus atau membelakangi arus. Angkat kaki tinggi dan menghadap ke depan atau ke arah hilir sungai. Hal ini agar Anda mengetahui jika ada batu di depan Anda dan bisa menahannya dengan kaki.

Jika Anda terlempar cukup jauh, biasanya pemandu akan melempar tali sepanjang 20 meter. Peserta bisa menyambar tali tersebut dan akan ditarik menuju perahu.

Perahu terbalik. Kadang saat arus deras atau memang disengaja, perahu akan terbalik. Di beberapa kejadian, peserta akan berada di dalam perahu yang terbalik. Suasana yang seketika gelap kadang membuat panik. Jika hal ini terjadi, tetaplah tenang.

Walau perahu terbalik, di perahu terdapat celah udara. Cobalah keluar dari balik perahu dengan cara menyelam. Namun sebenarnya di dalam perahu pun tetap aman. Hanya saja sebaiknya berusaha keluar agar tidak terkena batu.

Untuk anda yang berniat untuk mengarungi sungai bersama Jasa Outbound Semarang bisa kontak 085226668920 jasa pembuatan wahana flying fox (kang adipras ) atau berkunjung ke website www.outboundsemarang.com

 (Kompas.com)

Jasa Outbound Semarang ~Sejarah Lahirnya Outbound Training~

Outward Bound adalah ide pendidikan inovatif yang dikreasikan oleh Kurt Hahn yang telah bertahan dan berkembang selama lebih dari enam puluh tahun. Fakta Ini dapat dikatakan luar biasa karena begitu banyak metode pendidikan yang muncul dan tenggelam selama periode ini.
Apakah karena konsep ini sangat mudah beradaptasi dan dapat diterapkan pada dunia edukasi secara masal atau karena pemikiran dan filosofi dari konsep metode semacam outbound ini adalah abadi dan memiliki daya tarik universal? atau mungkin kedua faktor tersebutlah yang membuat metode ini menjadi populer dan terus berkembang.
Yang jelas sang penemu metode outward bound atau lebih dikenal outbound training , Kurt Hahn telah meninggal pada tahun 1974 tetapi pengaruhnya dalam Outward Bound dan inisiatif pendidikan lainnya masih hidup hingga saat ini. Beliau lebih menekankan tercapainya tujuan daripada melatih fokus, dengan menggunakan cara yg sangat fleksibel, beragam dan sangat adaptatif. Begitu pula dengan metode Outbound Training, dengan programnya yang boleh dikatakan “tidak lazim”
Kisah Sang Penemu Outbound
Kurt Hahn lahir di Jerman pada tahun 1896, putra seorang industrialis Yahudi kaya, tapi ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di Inggris sebagai warga negara Inggris. Sementara ia masih di SMA tahun 1902, ia menghabiskan liburan musim panas di Dolomites dengan teman-teman dari Abbotsholme, sebuah sekolah negeri Inggris. Selama rentang perjalanan ini, dalam sebuah diskusi tentang sistem sekolah umum Inggris, ketertarikan mengenai dunia pendidikan pertama kali masuk ke dalam benak Hahn. Hal ini menyebabkan ia menjadi terobsesi, kemudian ia mulai mendalami filsafat pendidikan dan sangat dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran Plato, Baden Powell, Cecil Reddie, Dr Arnold dari Rugby, Herman Lietz dan lain-lain.
Sejarah Lahirnya Outbound Training
Kurt Hahn 
Pada tahun 1904, saat ia masih muda, Hahn terkena “sunstroke” yang cukup parah sehingga membuatnya cacat permanen namun disinilah ia merasakan ketegaran karena ia memiliki semangat dan keberanian untuk bertahan hidup yang sangat tinggi. proses pemulihan diri ini dimanfaatkannya untuk mempelajari filsafat pendidikan secara lebih mendalam dan merumuskan sistem pendidikan yang hingga saat ini menjadi sangat populer.
Salah satu prinsip hidupnya yang ia pegang teguh sejak saat itu adalah, “Ketidakmampuan Anda adalah Peluang Anda”, yaitu mengubah Tantangan menjadi Keuntungan, dengan cara selalu melakukan hal yang benar, terbaik dan bermanfaat meskipun dalam keadaan yang dirasakan sangat sesulit apapun.
Filsafat pendidikan Hahn adalah perpaduan dari apa yang dianggap sebagai ide terbaik yang diambil dari berbagai sumber. Menurutnya, pendidikan adalah seperti pengobatan, metode pengobatan yang ada pada saat ini adalah hasil penemuan dan penyempurnaan dari metode metode terdahulu, jika anda datang ke seorang ahli bedah umum dan meminta untuk membedah usus anda dengan cara yang terbaik dan benar, pasti dokter ahli bedah umum tersebut akan menyarankan anda untuk datang ke ahli bedah yang lebih ahli mengenai usus.
Jadi menurut Hahn, tidak ada yang istimewa dan baru dari metode “temuannya”, karena menurut Hahn, ia hanyalah mengumpulkan, merumuskan kemudian mengemasnya dengan cara yang dianggapnya paling sesuai dengan pengalaman atau proses hidupnya pada masa itu. Beliau menganggap, lebih baik meminjam sebuah ide atau metode yang sudah teruji dan terbukti ketimbang harus mencari dan berkesperimen dengan metode baru.
Kunci keberhasilan Hahn adalah, ia berhasil merangkum, mengambil dan menggabungkan ide dan metode terbaik dari tiap pakar pendidikan di dunia, menjadi suatu metode edukasi yang sangat unik.
Hahn memiliki keyakinan bahwa setiap manusia dilahirkan dengan potensi dan kekuatan spiritual serta kemampuan untuk membuat penilaian yang benar mengenai nilai hidup dan moral.
Dalam perkembangan hidupnya, seseorang itu kehilangan kekuatan spiritual ini dan kemampuan untuk membuat penilaian moral karena, apa yang Hahn sebut, diseased society dan the impulses of adolescence.
Oleh karena itu, Hahn terobsesi oleh dekadensi moral atau penyakit sosial yang dia amati di masyarakat, dan sangat tergerak untuk mencari solusinya, beberapa “penyakit” tersebut misalnya seperti :
  • Penurunan tingkat kebugaran karena adanya sarana transportasi modern, pada saat itu lokomotif atau mesin
  • Penurunan memori dan imajinasi karena bingung, waswas, stress, gelisah akibat dampak dari modernisasi
  • Penurunan tingkat keterampilan dan perhatian karena melemahnya tradisi dan budaya yang positif serta keahlian
  • Penurunan disiplin diri karena ketergantungan pada obat-obat perangsang dan obat penenang
  • Penurunan rasa cinta dan kasih sayang antar sesama karena masing masing sibuk dan egois dengan gaya hidup modernnya
  • Sebagai bagian dari perhatiannya terhadap kekuatan dan kemampuan fisik adalah, ia percaya bahwa setiap manusia memiliki bakat kemampuan fisik, baik bakat fisik alamiah maupun ketidakmampuan fisik alamiah, misalnya seperti cacat fisik.

Keduanya memiliki kelebihan dan memberikan kesempatan: satu untuk mengembangkan kekuatan dan yang lainnya untuk mengatasi kelemahan. Inilah yang menjadi prinsip atau pegangan Hahn’s berikutnya yaitu,
“Ada banyak kelebihan pada diri anda daripada yang anda pikirkan dan bayangkan.”
Tujuan Hahn adalah untuk menyediakan wahana ideal untuk mengaktifkan kesadaran dan potensi kekuatan tersebut, sehingga setiap orang dapat menemukan kesempurnaan jati diri manusianya dan salah satu wahana yang ia buat adalah Outward Bound atau lebih populer di Indonesia dengan istilah Outbound Training.
(dirangkum dari berbagai sumber)
Bagi perusahaan atau kantor yang ingin mencoba mendesain event outbound untuk karyawan perusahaan atau kantor bisa konsultasikan dengan EO Madani outbound kontak 085226668920 atau www.outboundsemarang.com